Posted by : Jubel.com Jumat, 23 Oktober 2015

ILMU SOSIAL DASAR 1
Bab 1 ISD

1.1 Pengertian ,tujuaan ISD dan IPS

1.1.1 Pengertiaan
ISD ( Ilmu Sosial Dasar) adalah pengetahuaan yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat indonesia dengan menggunakaan fakta, teori,konsep yang berasal dari berbagai ilm bidang.

1.1.2 ISD menurut soerjono soekanto
ISD merupakan suatu ilmu pengetahuan, yang menurut Soerjono Soekanto adalah kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran (logika), sehingga pengetahuan mana akan selalu dapat diperiksa dan diuji secara kritis oleh orang lain.

1.1.2 Tujuaan
     a. Menyadari dan memahami masalah sosial
b. Peka terhadap masaalah dan ikut serta menanggulanginya
c. Menyadari bahwa masaalah di masyarakat itu kompleks.
d. bekerjasaama dengan semua bidang ilmu pengetahuaan untuk   menanggulanginya

1.2`  ISD DAN IPS
Ilmu soial dasar dan ilmu pengetahuan sosial meempunyai persamaan dan perbedaan
      Adapun persamaan antara keduaanya:
a.       Keduaa-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan  program pendidikan/pengajaran
b.      Keduaanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri
c.       Keduanya memiliki materi yang terdiri dan kenyataan dan  masalah  sosial
Adapun perbedaan antara keduanya
a.       Ilmu sosial dasar di pelajari di perguruaan tinggi, sedangkan IPS di sd atau sekolah lanjutan
b.      ISD merupakan mata kuliah tunggal sedangkan IPS merupakan kelompok mata pelajaraan
c.       ISD diaarahkaanu untuk membentuk sikap dan kepribadiaan. Sedangkaan IPS di arahkaaan untuk pengetahuaan dan ketrampilaan intelektuaaal
                                                    



1.3.  Ruang lingkup ilmu sosial dasar
            Materi ISD  yaitu masalah sosial, dan memahami masalah sosial harus menggunaakn sejumlah konsep oleh karna itu ISD bisa di kelompokaan tiga golonggan.
1.      Kenyataan-kenyataan sosiaal yang ada dalam  masyarakat, yang bersama-sama merupakaan masalah tertentu.            
Kenyaataan masalah sosiaal di tanggapi berbeda sesuai msalah latar belakang masalah tersebut, dalam ilmu sosiaal dasar menggunakan pendekataan interdisiplin /multi disiplin.
2.      Konsep-konsep masaalah sosiaal di batasi pada konsep dasar yang di gunaakan untuk mempelajari masalaah masaalah yang di masyarakat.
Di dalam masyarakat dalam menagaapi masaalah sosial selalu terdapat:
a.       Persamaan dan perbedaan pola pikir dan tingkah laku baik secara perorangan atau kelompok.
b.      Persaamaan dan perbedaan kepentingaan
Persamaan dan perbedaan itulah yang menyebaabkaan sering  timbulnya pertentangaan/konflik, kerja sama, kesetiaakaawanan antar individu dan golongaan.
3.       Masalah sosial yang timbul di masyaraakat, biasanya terlibat dalam berbagaai kenyaataan- kenyataan sosial yang antara yang satu dan yang lainnya itu saling berkaitn.

Konsosrium antar bidang telah menetapkaan bawha perkuliaahan umum tentang Isd terdiri dari 8 pokok bahasan .  ini termasuk ke ruang lingkup ISD dan di harapkan bisa mempelajari dan memahami adanya;
a.       Berbagai masalah kependukaan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
b.      Masalah individu, keluaarga dan masyarakat.
c.       Masalah pemuda dan sosialisasi
d.      Masalah hubungaan antar warga negara dan neegara
e.       Masalah pelapisan sosiaal dan kesamaan derajat
f.       Masalah masyarakat kota dan masyarakat pedesaan.
g.      Masalah pertentangan- pertentangan sosial dan integrasi
h.      Pemanfaatan ilmu pengetahuaan dan teknologi bagi kemakmuraan dan kesejahteraan masyarakat.


Soal-soal bab 1
1.      Apa pengertiaan ISD ?
a.       pengetahuaan yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat indonesia dengan menggunakaan fakta, yang berasal dari berbagai ilm bidang.
b.      pengetahuaan yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat indonesia dengan menggunakaan fakta, konsep yang berasal dari berbagai ilm bidang.
c.       pengetahuaan yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat indonesia dengan menggunakaan teori,konsep yang berasal dari berbagai ilm bidang.
d.      pengetahuaan yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat indonesia dengan menggunakaan konsep yang berasal dari berbagai ilm bidang.
e.       *pengetahuaan yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat indonesia dengan menggunakaan fakta, teori,konsep yang berasal dari berbagai ilm bidang.
2.      ISD(ilmu sosial dasar) mempunyai banyak Tujuan . manakah  tujuan  di bawah ini yang benar. kecuali
a.       Menyadari dan memahami masalah sosial
b.      Peka terhadap masaalah dan ikut serta menanggulanginya
c.       *Agar dapat nilai pendidikan yang bagus
d.      Menyadari bahwa masaalah di masyarakat itu kompleks.
e.       bekerjasaama dengan semua bidang ilmu pengetahuaan untuk   menanggulanginya
3.      Sebutkan  persamaan ISD dan IPS ? kecuali
a.       *Sama sama hukum sosial
b.      bekerjasaama dengan semua bidang ilmu pengetahuaan untuk   menanggulanginya
c.       Keduaanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri
d.      Keduanya memiliki materi yang terdiri dan kenyataan dan  masalah  sosial
4.       Sebutkan perbedaan ISD dan IPS ? kecuali
a.        Ilmu sosial dasar di pelajari di perguruaan tinggi, sedangkan IPS di sd atau sekolah lanjutan
b.      *ISD di pelajari di SD sedangkan IPS di Perguruaan  tinggi
c.       ISD merupakan mata kuliah tunggal sedangkan IPS merupakan kelompok mata pelajaraan
d.      ISD diaarahkaanu untuk membentuk sikap dan kepribadiaan. Sedangkaan IPS di arahkaaan untuk pengetahuaan dan ketrampilaan intelektuaaal

5.      Sebutkan macam- macam  ruang ruang lingkup ISD ? kecuali
a.       Masalah  individu, keluaarga dan masyarakat.
b.      Masalah  pemuda dan sosialisasi
c.       *Masalah  pelajaran di sekolah
d.      Masalah pertentangan- pertentangan sosial dan integrasi

e.       Masalah hubungaan antar warga negara dan neegara



Bab 2

2.    Penduduk, masyarakat dan kebudayaan.

2.2 Pertumbuhaan penduduk
          Pertumbubuhan penduduk yang makin cepat, mendorong pertumbuhan aspek-aspek kehidupan meliputi aspek sosial amsyarakat, ekonomi politik,kebudayaan dan lain sebagainya. Dengan begitu maka bertambahlah sistem mata pencaharian dari homogen menjadi kompleks.

            Pertambahan penduduk dunia di suatu wilayah tertentu sebenarnya secara garis besar di sebabkan oleh beberapa faktor:
a.       KEMATIAN
b.      KELAHIRAN
c.       MIGRASI

A,  Kematiaan
 Ada beberapa tingkat kematiaan
1.Tingkat kematian kasar
  Tingkat kematian kasar adalah banyaknya orang yang meninggal pada suatu tahun pper jumlah penduduk pada pertengahan tahun tersebut.

CDR=( D/Pm)x1000

Ket.
Pm= jumlah penduduk per
pertengahan tahun
D=Jumlah kematian
  
2. Tingkat kematian khusus
            Karena tingkat kematian di pengahruhi beberapa faktor antara lain umur jenis kelamin ;pekerjaan. Contoh: orang yang berperang di medan oerang akan lebih tinggi tingkat kematiaan dari pada orang yang 50 tahun tetapi hidup damai di rumahnya.
            Karena resiko itu maka di gunakan tingkat kematian menurut umur( spesific death rate). Dengan rumus:
ASDR=( Di/Pmi)x 1000
Ket.
Di= kematian penduduk kelompok umur i
Pmi= jumlah penduduk pada pertengahan tahun i
 

B,  FERTILISASI( KELAHIRAN HIDUP)
            Pengukuran fertilisasi tidak sesederhana dalam pengukuran mortalitas. Hal ini di sebabkan alasan ini:
a.       Sulit memperoleh angka setatistik lahir hidup karena banyak bayi yang meninggal beberapa saat setela kelahiran sehingga belum tercatat.
b.      Setiapn Wanita mempunyai kemungkinan melahirkan seporang anak
c.       Makin tua umur wanita tidak menjamin menurunnya kemungkinan wanita tersebut tidak hamil
d.      Di dalam melakukan fertilitas akan melibatkan satu orang saja

C, MIGRASI
            Migrasi merupakan akibat dari keadaan lingkungan alam yang kurang menguntungkan.
Sebagai akibat dan keaadaan alam yang kurang menguntungkan menibulkan terbatasnya sumber daya yang mendukung penduduk di daerah tersebut.
            Langkah seorang imigran dalam menentukan keputusan untuk pindah ke daerah lain harus mengetahui beberapa faktor-faktor yaitu:
-          Persediaan sumber  alam
-          Lingkungan sosial budaya
-          Potensi ekonomi
-          Alat masa depan
Dengan mengetahui faktor-faktor di muka setidaknya tidaknya terhindar dari akibat negatif

#Proses Migrasi Penduduk dari Asal ke Daerah Tujuan :

a.       Dalam memilih daerah tujuan para imigran cenderung memilih daerah yang terdekat dengan daerah asal
b.      Kurangnya kesempatan kerja didaerah asal dan adanya kesempatan kerja didaerah tujuan merupakan salah satu alasan seseorang melakukan mobilitas penduduk
c.       Informasi yang positif dari sanak saudara, kerabat tentang daerah tujuan, merupakan sumber informasi yang penting dalam pengambilan keputusan seseorang untuk berimigrasi
d.      Informasi yang negatif yang dating ari daerah tujuan, menyebabkan orang enggan untuk berimigrasi
e.       Makin besar pengaruh daerah perkotaan terhadap seseorang, makin tinggi frekuensi mobilitas orang tersebut
f.       Makin tinggi pendapatan seseorang, makin tinggi frekuensi mobilitas orang tersebut
g.      Seseorang akan memilih daerah tujuan dimana terdapat sanak saudara atau kenalan yang berada didaerah tersebut
Migrasi masih akan terjadi apabila di suatu daerah ada bencana alam (banjir, gempa bumi dll)
Orang yang berumur muda dan belum berumah tangga lebih banyak mengadakan mobilitas daripada orang yang sudah berusia lanjut dan berstatus kawin
Makin tinggi pendidikan seseorang, makin banyak melaksanakan mobilitas penduduk

#Jenis Struktur Penduduk

-          Jumlah Penduduk : Urbanisasi, Reurbanisasi, Emigrasi, Imigrasi, Remigrasi, Transmigrasi.
-          Persebaran Penduduk : Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk disuatu wilayah dibandingkan dengan luas wilayahnya yang dihitung jiwa per km kuadrat.
-          Komposisi Penduduk : Merupakan sebuah mata statistik dari statistik kependudukan yang membagi dan membahas masalah kependudukan dari segi umur dan jenis kelamin.


2.3       KEBUDAYAAN DAN KEPRIBADIAN

      2.3.1 PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KED=BUDAYAAN DI INDONESIA

      A. Zaman batu hingga Zaman logam
                  - zaman batu tua( paleolithikum)
                  -Zaman batu muda(Neolithikum)
Alat batu pada zaman batu tua , baik bentuk ataupun permukaan peralatan masih kasar misalnya, kapak genggam.
      Bersamaan dengan menyebarnya kapak-kapak di seluruh indonesia tersebar pula bahasa proto austranesia. Bahasa ini menjadi induk cikal akal bahasa yang mendiami pulau sumatra dan sekitarya dan tercampur dengan bahsa setempat membuat terbentuknya bahasa melayu dan tersebar lagi ke jawa dan seluruh pulau di indonessia dan terbentuklan bahsa republik indonesia.n
Zaman neolithikum menjadi revolusi dalam kehidupan manusia. Pada zaman ini mereka sudah hidup menetap. Membuat rumah membentuk kelompok, setelah itu terjadi revolusi alat-alat perkakas untuk memenuhi kehidupan mereka.
      Suatu hal yang perlu dicatat  tetentang permulan logam ini, ialah kenyataan yang jelas bahwa indonesia sebelum zaman hindu budha telah mengenal kebudayaan yang sama derajatnya dengan hindu masuk ke indonesia.

      2.3.2 KEBUDAYAAN HINDHU BUDHA DAN ISLAM\

A.      Kebudayaan Hindu, Budha
Pada abad ke-3 dan ke-4 agama hindu mulai masuk ke Indonesia di Pulau Jawa. Perpaduan atau akulturasi antara kebudayaan setempat dengan kebudayaan. Sekitar abad ke 5 ajaran Budha masuk ke indonesia, khususnya ke Pulau Jawa. Agama Budha dapat dikatakan berpandangan lebih maju dibandingkan Hinduisme,sebab budhisme tidak menghendaki adanya kasta-kasta dalam masysrakat.
 Walaupun demikian, kedua agama itu di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa tumbuh dan berdampingan secara damai. Baik penganut hinduisme maupun budhisme masng-masing menghasilkan karya- karya budaya yang bernilai tinggi dalam seni bangunan, arsitektur, seni pahat, seni ukir, maupun seni sastra, seperti tercermin dalam bangunan, relief yang diabadikan dalam candi-candi di Jawa Tengah maupun di Jawa Timur diantaranya yaitu Borobudur, Mendut, Prambanan, Kalasan, Badut, Kidal, Jago, Singosari, dll.

B,    Kebudayaan Islam
Abad ke 15 da 16 agama islam telah dikembangkan di Indonesia, oleh para pemuka-pemuka islam yang disebut Walisongo. Titik penyebaran agama Islam pada abad itu terletak di Pulau Jawa. Sebenarnya agama Islam masuk ke Indonesia, khususnya di Pulau Jawa sebelum abad ke 11 sudah ada wanita islam yang meninggal dan dimakamkan di Kota Gresik. Masuknya agama Islam ke Indonesia berlangsung secara damai. Hal ini di karena masuknya Islam ke Indonesia tidak secara paksa.
                                                                                                    
Abad ke 15 ketika kejayaan maritim Majapahit mulai surut , berkembanglah negara-negara pantai yang dapat merongrong kekuasaan dan kewibawaan majapahit yang berpusat pemerintahan di pedalaman. Negara- negara yang dimaksud adalah Negara malaka di Semenanjung Malaka,Negara Aceh di ujung Sumatera, Negara Banten di Jawa Barat, Negara Demak di Pesisir Utara Jawa Tengah, Negara Goa di Sulawesi Selatan . Dalam proses
perkembangan negara-negara tersebut yang dikendalikan oleh pedagang. Pedagang kaya dan golongan bangsawan kota- kota pelabuhan, nampaknya telah terpengaruh dan menganut agama Islam. Daerah-daerah yang belum tepengaruh oleh kebudayaan Hindu, agama Islam mempunyai pengaruh yang mendalam dalam kehidupan penduduk. Di daerah yang bersangkutan. Misalnya Aceh, Banten, Sulawesi Selatan, Sumatera Timur, Sumatera Barat, dan Pesisr Kalimantan.

C.   Kebudayaan Barat

Unsur kebudayaan barat juga memberi warna terhadap corak lain dari kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia adalah kebudayaan Barat. Masuknya budaya Barat ke Negara Republik Indonesia ketika kaum kolonialis atau penjajah masuk ke Indonesia, terutama bangsa Belanda. Penguasaan dan kekuasaan perusahaan dagang Belanda (VOC) dan berlanjut dengan pemerintahan kolonialis Belanda, di kota-kota propinsi, kabupaten muncul bangunan-bangunan dengan bergaya arsitektur Barat. Dalam waktu yang sama, dikota-kota pusat pemarintahan, terutama di Jawa, Sulawesi Utara, dan Maluku berkembang dua lapisan sosial ; Lapisan sosial yang terdiri dari kaum buruh, dan kaum pegawai.
Sehubungan dengan itu penjelasan UUD’45 memberikan rumusan tentang kebudayaan memberikan rumusan tentang kebudayaaan bangsa Indonesia adalah: kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budi rakyat Indonesia seluruhnya, termasuk kebudayaan lama dan asli yang ada sebagai puncak kebudayaan di daerah-daerah di seluruh Indonesia. Dalam penjelasan UUD’45 ditujukan ke arah mana kebudayaan itu diarahkan, yaitu menuju kearah kemajuan budaya dan persatuan, dengan tidak menolak bahan baru kebudayaan asing yang dapat mengembangkan kebudayaan bangsa sendiri serta mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia

Soal-soal bab 2
1.      Sebutkan faktor yang mempengaruhi Pertambahan penduduk di suatu daerah? kecuali
a.       Kematian
b.      Kelahiran
c.       Migrasi
d.      Urbanisasi
e.       *nomaden
2.      Sebutkan faktor yang menyebabkan perhitungan fertilisasi ( kelahiran hidup) lebih sulit di banding mortalitas? Kecuali
a.       *karena rumus yang berbeda
b.      Sulit memperoleh angka setatistik lahir hidup karena banyak bayi yang meninggal beberapa saat setela kelahiran sehingga belum tercatat.
c.       Setiap Wanita mempunyai kemungkinan melahirkan seporang anak
d.      Makin tua umur wanita tidak menjamin menurunnya kemungkinan wanita tersebut tidak hamil
3.      Faktor faktor yang harus di persiapkan seseorang sebelum melakukan migrasi?
Kecuali
a.       Lingkungan sosial budaya
b.      *jumlah wanita di wilayah tersebut
c.       Potensi ekonomi
d.      Persediaan sumber  alam
4.      Proses seseorang melakukan migrasi ? kecuali
a.       Dalam memilih daerah tujuan para imigran cenderung memilih daerah yang terdekat dengan daerah asal
b.      *Mengitung sahabat yang pernah kesana
c.       Informasi yang positif dari sanak saudara, kerabat tentang daerah tujuan, merupakan sumber informasi yang penting dalam pengambilan keputusan seseorang untuk berimigrasi
d.      Makin besar pengaruh daerah perkotaan terhadap seseorang, makin tinggi frekuensi mobilitas orang tersebut
5.      Kapak gengam di temukan pada zaman?
a.       *Paleolithikum
b.      Neolithikum
c.       Zaman reformasi
d.      Tahun 1945


Bab 3 INDIVIDU KELUARGA DAN MASYARAKAT
1.1   PERTUMBUHAN INDIVIDU

        Pertumbuhan individu adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. Pertumbuhan individu ini terjadi tidak hanya begitu saja, ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya pertumbuhan individu. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan secara garis besar digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu:
       A. Pendirian Nativistik
       B. Pendirian Empiristik dan Environmentalistik
       C. Pendirian Konvergensi dan Interaksionisme

1.2      Fungsi Keluarga

        Sebagai unit terkecil dari masyarakat, keluarga juga memiliki fungsi untuk menjalankan peranannya. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut. Inilah yang disebut dengan fungsi keluarga. Berikut ini adalah macam-macam fungsi keluarga :
    a..    Fungsi Biologis
    b.   Fungsi Pemeliharaan
    c.     Fungsi Ekonomi
    d.Fungsi Keagamaan
    e.Fungsi Sosial

1.3   Individu, Keluarga, dan Masyrakat

         3.3.1 Pengertian Individu
          Kata individu berasal dari bahasa latin “individiuum” yang artinya yang tak terbagi. Menurut Dr.A.Lysen, individu merupakan kesatuan yang tak terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.

       3.3.2 Pengertian Keluarga
          Kata keluarga berasal dari bahasa Sanskerta “kulawarga” yang berarti anggota. Dari bahasa sansekerta ini, keluarga memiliki pengertian lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Secara umum, keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

       3.3.3 Pengertian Masyarakat
         Kata masyarakat berasal dari bahasa Arab “musyarak” yang berarti suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Secara umum, masyarakat adalah sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

    3.4 Hubungan Antara Individu, Keluarga, dan Masyarakat

               3.4.1  Hubungan individu dengan keluarga

 Individu memiliki hubungan yang erat dengan keluarga, yaitu dengan ayah, ibu, kakek, nenek, paman, bibi, kakak, dan adik. Hubungan ini dapat dilandasi oleh nilai, norma dan aturan yang melekat pada keluarga yang bersangkutan. Dengan adanya hubungan keluarga ini, individu pada akhirnya memiliki hak dan kewajiban yang melekat pada dirinya dalam keluarga

3.4.2   Hubungan individu dengan masyarakat

       Hubungan individu dengan masyarakat terletak dalam sikap saling menjunjung hak dan kewajiban manusia sebagai individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Mana yang menjadi hak individu dan hak masyarakat hendaknya diketahui dengan mendahulukan hak masyarakat daripada hak individu.

3.5           Urbanisasi

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Ajakan dari teman atau sanak saudara, informasi media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan ekonomi, dapat dijadikan alasan terjadinya proses urbanisasi.

3.6             Pendapat Mahasiswa Mengenai Individu, Keluarga, dan Masyarakat
  Keluarga dan masyarakat tidak akan terbentuk jika tidak adanya individu. Dengan adanya perkembangan individu, maka terbentuklah keluarga. Individu, keluarga, dan masyarakat memiliki fungsinya masing-masing untuk menjalankan perannya, tetapi ketiga komponen tersebut memiliki hubungan yang cukup erat dalam kehidupan sosial. Seperti hubungan individu dengan keluarga. Masing-masing individu dalam keluarga memiliki hak dan kewajiban dalam berperan dalam suatu keluarga. Dan pada hubungan individu dengan masyarakat, sebagai makhluk sosial, ada baiknya hak masyarakat didahulukan daripada hak individu. Contohnya, jika ada kegiatan kerja bakti di lingkungan, ada baiknya kita ikut berpartisipasi dibandingkan harus mendahulukan acara pribadi kita seperti akan mengadakan rekreasi. Oleh karena itu, jika proses pembentukan individu dengan baik, maka akan terbentuk keluarga dan masyarakat yang baik pula.


Soal soal bab 3

1.              Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan secara garis besar digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu? Kecuali
a            a.      Pendirian Nativistik
              b.      Pendirian Empiristik dan Environmentalistik
              c.       *pendirian sekolah
              d.      Pendirian Konvergensi dan Interaksionisme

2.              Sebutkan macam-macam fungsi keluarga? Kecuali
              a.      Fungsi Biologis
              b.    Fungsi Pemeliharaan
c            c.   *fungsi rumah
              d.  Fungsi Keagamaan

3.              Menurut Dr.A.Lysen individu adalah?
a.       dari bahasa latin “individiuum” yang artinya yang tak terbagi.
b.      * merupakan kesatuan yang tak terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
c.       lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah
d.      unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan

4.              apakah pengertian keluarga secara umum?
a.         dari bahasa latin “individiuum” yang artinya yang tak terbagi.
b.         merupakan kesatuan yang tak terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
c.         lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah
d.         *unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan

5.       apakah pengertian urbanisasi?
a.         dari bahasa latin “individiuum” yang artinya yang tak terbagi.
b.         merupakan kesatuan yang tak terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
c.         lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah
d.         *perpindahan penduduk dari desa ke kota






Bab 4 PEMUDA DAN SOSIALISASI

4.1    PEMUDA

Pemuda/pemudi bisa dikatakan saat ini sangat rentan terhadap segala hal yang berkaitan dengan segala hal dari segi pikiran , dan materi. Karena pemuda memiliki tingkat emosional yang tinggi , yang serba ingin tahu , serta ingin mencobanya. Mereka ( pemuda / pemudi ) memiliki perkembangan yang kuat untuk mencari apa yang mereka inginkan demi memcapai yang di inginkan olehnya. Tingkat emosional yang begitu besar yang membuat mereka semua untuk bangkit atau semangat , berjuang mencapai keinginannaya. Pemuda zaman sekarang berbeda dengan pemuda masa lalu , perbedaannya pun jelas terlihat oleh semua orang , dari segi pemikiran , pergaulan , pemecahan masalah , dll. Karena mungkin zaman dahulu tak begitu banyak perkembangan yang disertai dengan perkembangan terknologi, mengapa berkaitan teknologi???? karena pada zaman dahulu banyak orang yang tak tahu tentang perkembangan teknololgi , seperti contohnya zaman dahulu sulit mendapatkan informasi secara cepat dikarenakan jarangnya fasilitas untuk menyampaikan informasi tersebut, berbeda dengan zaman sekarang yang serba mudah untuk mendapatkan informasi secara cepat dan akurat , dengan adanya handphone , internet , dll pemuda dan pemudi mampu mendapatkan semua dengan mudah. Tetapi dengan mudahnya fasilitas yang telah tersedia , banyak pemuda / pemudi yang menyalahgunakan fasilitas tersebut, memiliki handphone hanya untuk menyimpan film – film porno , be-internet hanya untuk mencari situs – situs yang tak berguna. Ber-internet pun saat ini banyak digemari oleh para pemuda dan pemudi untuk bermain game online , dengan game online mereka lupa terhadap waktu yang sebenarnya mereka melakukan kegiatan positif seperti bekerja , kuliah , dll. Dengan begitu pemuda pun sangat udah dipengaruhi. Pergaulan pun saat ini tebilang sangat parah dan rawan apabila sang kelurga tak mengawasinya dengan baik. Pergaulan ini sangat mengecewakan tetapi semua itu tergantung dengan orangya sendiri , bisa dikatakan pergaulan saat ini semau mereka, yang mereka anggap enjoy dan fun , mereka pun terus melakukan hal seperti itu, serta keinginan tuk mencari sesuatu untuk dirinya mereka siap terjun untuk melaksanakan dan semangat tuk melanjutkan sesuai dengan hatinya,.

4.2    Hakekat Pemuda
Ada beberapa hakekat kepemudaan yang ditinjau dari dua asumsi :

A.          pengkhayatan mengenai proses perkembangan manusia bukan sebagai suatu kontinum yang sambung menyambung tetapi fragmentaris, terpecah-pecah, dan setiap fragmen mempunyai artinya sendiri-sendiri. Pemuda dibedakan dari anak dan orang tua dan masing-masing fragnen itu mewakili nilai sendiri.
B.            merupakan tambahan dari asumsi wawasan kehidupan ialah posisi pemuda dalam arah kehidupan itu sendiri.Pemuda sebagai suatu subjek dalam hidup, tentulah mempunyai nilai sendiri dalam mendukung dan menggerakan hidup bersama. Hal ini hanya bisa terjadi apabila tingkah laku pemuda itu sendiri ditinjau sebagai interaksi dalam lingkungannya dalam arti luas.
#           Ciri utama dari pendekatan ini melingupi dua unsur pokok yaitu unsur lingkungan                 atau ekologi sebagai kesekuruhan dan kedua,unsure tujuan yang menjadi pengarah dinamika dalam lingkungan itu.Keseimbangan antara manusia dengan lingkungannya adalah suatu keseimbangan yang dinamis, suatu interaksi yang bergerak.Arah gerak itu sendiri mungkin ke arah perbaikan mungkin pula ke arah kehancuran.

4.2.1     Peranan Pemuda Dalam Pembangunan Masyarakat ,Bangsa dan Negara
Dalam hubungannya dengan sosialisasi geenerasi muda khususnya mahasiswa telah melaksanakan proses sosialisasi dengan baik dan dapat dijadikan contoh untuk generasi muda, mahasiswa pada khususnya pada saat ini.
Proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945 ternyata perlu ditebus dengan pengorbanan yang tinggi. Oleh karena segera setelah proklamasi pemuda Indonesia membentuk organisasi yang bersifat politik maupun militer, diantaranya KAMI(Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) yang didirikan oleh mahasiswa dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
KAMI menjadi pelopor pemdobrak kearah kehidupan baru yang kemudian dikenal dengan nama orde baru (ORBA). Barang siapa menguasai generasi muda, berarti menguasai masa depan suatu bangsa, demikian bunyi suatu pepatah. Berarti masa depan suatu bangsa itu terletak ditangan generasi mudas.
Kalau dilihat lebih mendalam, mahasiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai :
a. agent of change
b. agent of development
c. agent of modernizatiom
Sebagai agent of change, mahasiswa bertugas untuk mengadakan perubahan-perubahan dalam masyarakat kearah perubahan yang lebih baik. Sedangkan agent of development, mahasiswa bertugas untuk melancarkan pembangunan di segala bidang, baik yang bersifat fisik maupun non fisik.Sebagai agent of modernization, mahasiswa bertugas dan bertindak sebagai pelopor dalam pembahruan.

4.2.2   Beberapa Permasalahan Dan Tantangan
Perubahan-perubahan sosial budaya yang terjadi sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni yang diikuti oleh masalah peledakan penduduk dan berbagai krisis dunia dalam bidsng ekonomi, social, budaya, politik dan pertahanan keamanan, telah mempengaruhi masyarakat secara mendasar.
Pengaruh itu drasakan pula oleh generasi muda atau pemuda sebagai masalah langsung menyangkut kepentingannya di masa kini dan tantangan yang dihadapinya di masa yang akan dating. Secara garis besar, permasalahan generasi muda itu dapat dilihat dari berbagai aspek sosial, yang meliputi :
a. Aspek Sosiologi Psikhologi
b. Aspek Sosial Budaya
c. Aspek Sosial Ekonomi
d. Aspek Sosial Politik

4.3 SOSIALISASI
Melalui proses sosialisasi, seorang pemuda akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya. Dengan demikian, tingkah laku seseorang akan dapat diramalkan. Dengan proses sosialisasi, seseorang menajdi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya. Dari keadaan tidak atau belum tersosialisasi, menjadi manusia masyarakat dan beradab. Kedirian dan kepribadian melalui proses sosialisasi dapat terbentuk. Dalam hal ini sosialisasi diartikan sebagai proses yang membantu individu melalui belajar dan menyesuaikan diri, bagaiman cari hidup dan bagaimana cara berpikir kelompoknya gar dapat berperan dan berfungsi dalam kelompoknya. Sosialisasi merupakan salah satu proses belajar kebudayaan dari anggota masyarakat dan hubungannya degnan sistem sosial.
Proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan kebudayaan dan lingkungan sosial yang bersangkutan. Berbeda dengan inkulturasi yang mementingkan nilai-nilai dan norma-norma kebudayaan dalam jiwa individu, sosialisasi dititik beratkan pada soal individu dalam kelompok melalui pendidikan dan perkembangannya. Oleh karena itu proses sosialisasi melahirkan kedirian dan kepribadian seseorang. Kedirian (self) sebagai suatu prosuk sosialisasi, merupakan kesadaran terhadap diri sendri dan memandang adanya pribadi orang lain di luar dirinya. Kesadaran terhadap diri sendiri membuat timbulnya sebutan “aku” atau “saya” sebagai kedirian subyektif yang sulit dipelajari. Asal mula timbulnya kedirian :
A.    Dalam proses sosialisasi mendapat bayangan dirinya, yaitu setelah memperhatikan cara orang lain memandang dan memperlakukan dirinya. Misalnya ia tidak disukai, tidak dihargai, tidak dipercaya; atau sebaliknya, ida disayangi, baik budi dandapt dipercaya
B.     Dalam proses sosialisasi juga membentuk kedirian yang ideal. Orang bersangkutan mengetahui dengan pasti apa-apa yang harus ia lakukan agar memperoleh penghargaan dari orang lain. Bentuk-bentuk kedirian ini berguna dalam meningkatkan ketaatan anak terhadap norma-norma sosial
Bertitik tolak dari pengertian pemuda, maka sosialisasi pemuda dimulai dari umur 10 tahun dalam lingkungan keluarga, tetangga, sekolah, dan jalur organisasi formal atau informal untuk berperan sebagai mahluk sosial, mahluk individual bagi pemuda
Thomas Ford Hoult, menyebutkan bahwa proses sosialisasi adalah proses belajar individu untuk bertingkah laku sesuai dengan standar yang terdapatdalam kebudayaan masyarakatnya. Menurut R.S. Lazarus, proses sosialisasi adalah proses akomodasi, dengan mana individu menghambat atau mengubah impuls-impuls sesuai dengan tekanan lingkungan, dan mengembangkan pola-pola nilai dan tingkah laku-tingkah laku yang baru yang sesuai dengan kebudayaan masyarakat
Pemuda memang memunyai jiwa yang energik,itusemua harus d barengi dengan binaan secara baik melalui sosialisasi dengan masyarakat luas.pemuda musti di arahkan supaya tidak keluar jalur.
Banyak sudah pemuda yang terjerumus kepada buramnya sebuah dunia,tapi tidak sedikit juga pemuda yang membawa sebuah perubahan yang berguna bagi Negara yang kita banggakan ini. “1000 orang tua hanya bisa bermimpi,tapi 1 orang pemuda bisa mengubah dunia”, kutip Ir.Soekarno 


Soal soal bab 4

1.                  Pada hubungan pemuda deengan negara dan bangsa mahasiswa pada garis besarnya mempunyai peranan?kecuali
a.        agent of change
b.      agent of development
c.       agent of modernizatiom
d.      *agent of future
2.                   setelah proklamasi pemuda Indonesia membentuk organisasi yang bersifat politik maupun militer?
a.       *KAMI
b.      KITA
c.       ORBA
d.      BUDI UTOMO
3,          Secara garis besar, permasalahan generasi muda itu dapat dilihat dari berbagai aspek sosial, yang meliputi? Kecuali
a.       Aspek Sosiologi Psikhologi
b.      Aspek Sosial Budaya
c.       Aspek Sosial Ekonomi
d.      *Aspek kekeluargaan
4,          apa dampak positif orang serig melakukan soialisasi?
a.       *Dengan proses sosialisasi, seseorang menajdi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya
b.      Bisa menegrti harga pasaran suatu benda
c.       Kurang peduli terhadap masalah sosial
d.      Susah untuk di ajak bicara
5,        Dalam proses sosialisasi mendapat bayangan dirinya, apakah yang dimaksud dengan mendapat bayangan dirinya?
a.       Orang bersangkutan mengetahui dengan pasti apa-apa yang harus ia lakukan agar memperoleh penghargaan dari orang lain.
b.      *setelah memperhatikan cara orang lain memandang dan memperlakukan dirinya
c.       seorang pemuda akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya

d.      proses belajar individu untuk bertingkah laku sesuai dengan standar yang terdapatdalam kebudayaan masyarakatnya






Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

BTemplates.com

Blogroll

- Copyright © 2013 My Ainchard -Sao v2- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -