Posted by : Jubel.com
Jumat, 23 Oktober 2015
ILMU
SOSIAL DASAR 1
Bab 1 ISD
1.1
Pengertian ,tujuaan ISD dan IPS
1.1.1 Pengertiaan
ISD
(
Ilmu Sosial Dasar) adalah pengetahuaan yang menelaah masalah masalah sosial khususnya
yang di wujudkan masyarakat indonesia dengan menggunakaan fakta, teori,konsep yang
berasal dari berbagai ilm bidang.
1.1.2 ISD
menurut soerjono soekanto
ISD merupakan suatu
ilmu pengetahuan, yang menurut Soerjono Soekanto adalah kumpulan pengetahuan
yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran (logika),
sehingga pengetahuan mana akan selalu dapat diperiksa dan diuji secara kritis
oleh orang lain.
1.1.2 Tujuaan
a. Menyadari dan memahami masalah sosial
b.
Peka terhadap masaalah dan ikut serta menanggulanginya
c.
Menyadari bahwa masaalah di masyarakat itu kompleks.
d.
bekerjasaama dengan semua bidang ilmu pengetahuaan untuk menanggulanginya
1.2` ISD DAN IPS
Ilmu
soial dasar dan ilmu pengetahuan sosial meempunyai persamaan dan perbedaan
Adapun persamaan antara keduaanya:
a. Keduaa-duanya
merupakan bahan studi untuk kepentingan
program pendidikan/pengajaran
b. Keduaanya
bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri
c. Keduanya
memiliki materi yang terdiri dan kenyataan dan masalah sosial
Adapun
perbedaan antara keduanya
a. Ilmu
sosial dasar di pelajari di perguruaan tinggi, sedangkan IPS di sd atau sekolah
lanjutan
b. ISD
merupakan mata kuliah tunggal sedangkan IPS merupakan kelompok mata pelajaraan
c. ISD
diaarahkaanu untuk membentuk sikap dan kepribadiaan. Sedangkaan IPS di
arahkaaan untuk pengetahuaan dan ketrampilaan intelektuaaal
1.3. Ruang lingkup ilmu sosial dasar
Materi ISD yaitu
masalah sosial, dan memahami masalah sosial harus menggunaakn sejumlah konsep
oleh karna itu ISD bisa di kelompokaan tiga golonggan.
1.
Kenyataan-kenyataan sosiaal yang ada
dalam masyarakat, yang bersama-sama
merupakaan masalah tertentu.
Kenyaataan
masalah sosiaal di tanggapi berbeda sesuai msalah latar belakang masalah
tersebut, dalam ilmu sosiaal dasar menggunakan pendekataan interdisiplin /multi
disiplin.
2.
Konsep-konsep masaalah sosiaal di batasi
pada konsep dasar yang di gunaakan untuk mempelajari masalaah masaalah yang di
masyarakat.
Di dalam masyarakat dalam menagaapi
masaalah sosial selalu terdapat:
a. Persamaan
dan perbedaan pola pikir dan tingkah laku baik secara perorangan atau kelompok.
b. Persaamaan
dan perbedaan kepentingaan
Persamaan
dan perbedaan itulah yang menyebaabkaan sering
timbulnya pertentangaan/konflik, kerja sama, kesetiaakaawanan antar
individu dan golongaan.
3.
Masalah
sosial yang timbul di masyaraakat, biasanya terlibat dalam berbagaai
kenyaataan- kenyataan sosial yang antara yang satu dan yang lainnya itu saling
berkaitn.
Konsosrium
antar bidang telah menetapkaan bawha perkuliaahan umum tentang Isd terdiri dari
8 pokok bahasan . ini termasuk ke ruang
lingkup ISD dan di harapkan bisa mempelajari dan memahami adanya;
a. Berbagai
masalah kependukaan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan
kebudayaan.
b. Masalah
individu, keluaarga dan masyarakat.
c. Masalah
pemuda dan sosialisasi
d. Masalah
hubungaan antar warga negara dan neegara
e. Masalah
pelapisan sosiaal dan kesamaan derajat
f. Masalah
masyarakat kota dan masyarakat pedesaan.
g. Masalah
pertentangan- pertentangan sosial dan integrasi
h. Pemanfaatan
ilmu pengetahuaan dan teknologi bagi kemakmuraan dan kesejahteraan masyarakat.
Soal-soal bab 1
1. Apa
pengertiaan ISD ?
a. pengetahuaan
yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat
indonesia dengan menggunakaan fakta,
yang berasal dari berbagai ilm bidang.
b. pengetahuaan
yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat
indonesia dengan menggunakaan fakta,
konsep yang berasal dari berbagai ilm bidang.
c. pengetahuaan
yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat
indonesia dengan menggunakaan teori,konsep
yang berasal dari berbagai ilm bidang.
d. pengetahuaan
yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat
indonesia dengan menggunakaan konsep
yang berasal dari berbagai ilm bidang.
e. *pengetahuaan
yang menelaah masalah masalah sosial khususnya yang di wujudkan masyarakat
indonesia dengan menggunakaan fakta,
teori,konsep yang berasal dari berbagai ilm bidang.
2. ISD(ilmu
sosial dasar) mempunyai banyak Tujuan . manakah
tujuan di bawah ini yang benar. kecuali
a. Menyadari
dan memahami masalah sosial
b. Peka
terhadap masaalah dan ikut serta menanggulanginya
c. *Agar
dapat nilai pendidikan yang bagus
d. Menyadari
bahwa masaalah di masyarakat itu kompleks.
e. bekerjasaama
dengan semua bidang ilmu pengetahuaan untuk
menanggulanginya
3. Sebutkan persamaan ISD dan IPS ? kecuali
a. *Sama
sama hukum sosial
b. bekerjasaama
dengan semua bidang ilmu pengetahuaan untuk
menanggulanginya
c. Keduaanya
bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri
d. Keduanya
memiliki materi yang terdiri dan kenyataan dan masalah sosial
4. Sebutkan perbedaan ISD dan IPS ? kecuali
a. Ilmu sosial dasar di pelajari di perguruaan
tinggi, sedangkan IPS di sd atau sekolah lanjutan
b. *ISD
di pelajari di SD sedangkan IPS di Perguruaan
tinggi
c. ISD
merupakan mata kuliah tunggal sedangkan IPS merupakan kelompok mata pelajaraan
d. ISD
diaarahkaanu untuk membentuk sikap dan kepribadiaan. Sedangkaan IPS di
arahkaaan untuk pengetahuaan dan ketrampilaan intelektuaaal
5. Sebutkan
macam- macam ruang ruang lingkup ISD ? kecuali
a. Masalah
individu, keluaarga dan masyarakat.
b. Masalah
pemuda dan sosialisasi
c. *Masalah pelajaran di sekolah
d. Masalah
pertentangan- pertentangan sosial dan integrasi
e. Masalah
hubungaan antar warga negara dan neegara
Bab 2
2. Penduduk,
masyarakat dan kebudayaan.
2.2 Pertumbuhaan penduduk
Pertumbubuhan penduduk yang makin cepat, mendorong
pertumbuhan aspek-aspek kehidupan meliputi aspek sosial amsyarakat, ekonomi
politik,kebudayaan dan lain sebagainya. Dengan begitu maka bertambahlah sistem
mata pencaharian dari homogen menjadi kompleks.
Pertambahan penduduk dunia di suatu wilayah tertentu
sebenarnya secara garis besar di sebabkan oleh beberapa faktor:
a. KEMATIAN
b. KELAHIRAN
c. MIGRASI
A, Kematiaan
Ada beberapa tingkat kematiaan
1.Tingkat
kematian kasar
Tingkat kematian kasar adalah banyaknya
orang yang meninggal pada suatu tahun pper jumlah penduduk pada pertengahan
tahun tersebut.
|
CDR=( D/Pm)x1000
Ket.
Pm= jumlah penduduk per
pertengahan tahun
D=Jumlah kematian
|
2.
Tingkat kematian khusus
Karena
tingkat kematian di pengahruhi beberapa faktor antara lain umur jenis kelamin
;pekerjaan. Contoh: orang yang berperang di medan oerang akan lebih tinggi
tingkat kematiaan dari pada orang yang 50 tahun tetapi hidup damai di rumahnya.
Karena
resiko itu maka di gunakan tingkat kematian menurut umur( spesific death rate).
Dengan rumus:
|
ASDR=( Di/Pmi)x
1000
Ket.
Di= kematian penduduk kelompok umur i
Pmi= jumlah penduduk pada pertengahan tahun i
|
B, FERTILISASI(
KELAHIRAN HIDUP)
Pengukuran
fertilisasi tidak sesederhana dalam pengukuran mortalitas. Hal ini di sebabkan
alasan ini:
a. Sulit
memperoleh angka setatistik lahir hidup karena banyak bayi yang meninggal
beberapa saat setela kelahiran sehingga belum tercatat.
b. Setiapn
Wanita mempunyai kemungkinan melahirkan seporang anak
c. Makin
tua umur wanita tidak menjamin menurunnya kemungkinan wanita tersebut tidak
hamil
d. Di
dalam melakukan fertilitas akan melibatkan satu orang saja
C,
MIGRASI
Migrasi
merupakan akibat dari keadaan lingkungan alam yang kurang menguntungkan.
Sebagai akibat dan keaadaan alam yang kurang
menguntungkan menibulkan terbatasnya sumber daya yang mendukung penduduk di
daerah tersebut.
Langkah
seorang imigran dalam menentukan keputusan untuk pindah ke daerah lain harus mengetahui
beberapa faktor-faktor yaitu:
-
Persediaan sumber alam
-
Lingkungan sosial budaya
-
Potensi ekonomi
-
Alat masa depan
Dengan mengetahui
faktor-faktor di muka setidaknya tidaknya terhindar dari akibat negatif
#Proses Migrasi Penduduk dari Asal ke
Daerah Tujuan :
a.
Dalam
memilih daerah tujuan para imigran cenderung memilih daerah yang terdekat
dengan daerah asal
b.
Kurangnya
kesempatan kerja didaerah asal dan adanya kesempatan kerja didaerah tujuan
merupakan salah satu alasan seseorang melakukan mobilitas penduduk
c.
Informasi
yang positif dari sanak saudara, kerabat tentang daerah tujuan, merupakan
sumber informasi yang penting dalam pengambilan keputusan seseorang untuk
berimigrasi
d.
Informasi
yang negatif yang dating ari daerah tujuan, menyebabkan orang enggan untuk
berimigrasi
e.
Makin
besar pengaruh daerah perkotaan terhadap seseorang, makin tinggi frekuensi
mobilitas orang tersebut
f.
Makin
tinggi pendapatan seseorang, makin tinggi frekuensi mobilitas orang tersebut
g.
Seseorang
akan memilih daerah tujuan dimana terdapat sanak saudara atau kenalan yang
berada didaerah tersebut
Migrasi masih akan terjadi apabila di suatu daerah ada bencana alam
(banjir, gempa bumi dll)
Orang
yang berumur muda dan belum berumah tangga lebih banyak mengadakan mobilitas
daripada orang yang sudah berusia lanjut dan berstatus kawin
Makin
tinggi pendidikan seseorang, makin banyak melaksanakan mobilitas penduduk
#Jenis Struktur Penduduk
-
Jumlah
Penduduk : Urbanisasi, Reurbanisasi, Emigrasi, Imigrasi, Remigrasi,
Transmigrasi.
-
Persebaran
Penduduk : Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk disuatu wilayah
dibandingkan dengan luas wilayahnya yang dihitung jiwa per km kuadrat.
-
Komposisi
Penduduk : Merupakan sebuah mata statistik dari statistik kependudukan yang
membagi dan membahas masalah kependudukan dari segi umur dan jenis kelamin.
2.3 KEBUDAYAAN
DAN KEPRIBADIAN
2.3.1
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KED=BUDAYAAN DI INDONESIA
A.
Zaman batu hingga Zaman logam
-
zaman batu tua( paleolithikum)
-Zaman batu muda(Neolithikum)
Alat
batu pada zaman batu tua , baik bentuk ataupun permukaan peralatan masih kasar
misalnya, kapak genggam.
Bersamaan dengan menyebarnya kapak-kapak
di seluruh indonesia tersebar pula bahasa proto austranesia. Bahasa ini menjadi
induk cikal akal bahasa yang mendiami pulau sumatra dan sekitarya dan tercampur
dengan bahsa setempat membuat terbentuknya bahasa melayu dan tersebar lagi ke
jawa dan seluruh pulau di indonessia dan terbentuklan bahsa republik
indonesia.n
Zaman
neolithikum menjadi revolusi dalam kehidupan manusia. Pada zaman ini mereka
sudah hidup menetap. Membuat rumah membentuk kelompok, setelah itu terjadi
revolusi alat-alat perkakas untuk memenuhi kehidupan mereka.
Suatu hal yang perlu dicatat tetentang permulan logam ini, ialah kenyataan
yang jelas bahwa indonesia sebelum zaman hindu budha telah mengenal kebudayaan
yang sama derajatnya dengan hindu masuk ke indonesia.
2.3.2 KEBUDAYAAN HINDHU BUDHA DAN
ISLAM\
A. Kebudayaan Hindu, Budha
Pada abad ke-3 dan ke-4 agama
hindu mulai masuk ke Indonesia di Pulau Jawa. Perpaduan atau akulturasi antara
kebudayaan setempat dengan kebudayaan. Sekitar abad ke 5 ajaran Budha masuk ke
indonesia, khususnya ke Pulau Jawa. Agama Budha dapat dikatakan berpandangan
lebih maju dibandingkan Hinduisme,sebab budhisme tidak menghendaki adanya
kasta-kasta dalam masysrakat.
Walaupun demikian, kedua agama itu di
Indonesia, khususnya di Pulau Jawa tumbuh dan berdampingan secara damai. Baik
penganut hinduisme maupun budhisme masng-masing menghasilkan karya- karya
budaya yang bernilai tinggi dalam seni bangunan, arsitektur, seni pahat, seni
ukir, maupun seni sastra, seperti tercermin dalam bangunan, relief yang
diabadikan dalam candi-candi di Jawa Tengah maupun di Jawa Timur diantaranya
yaitu Borobudur, Mendut, Prambanan, Kalasan, Badut, Kidal, Jago, Singosari,
dll.
B, Kebudayaan Islam
Abad ke 15 da 16 agama islam
telah dikembangkan di Indonesia, oleh para pemuka-pemuka islam yang disebut
Walisongo. Titik penyebaran agama Islam pada abad itu terletak di Pulau Jawa.
Sebenarnya agama Islam masuk ke Indonesia, khususnya di Pulau Jawa sebelum abad
ke 11 sudah ada wanita islam yang meninggal dan dimakamkan di Kota Gresik.
Masuknya agama Islam ke Indonesia berlangsung secara damai. Hal ini di karena
masuknya Islam ke Indonesia tidak secara paksa.
Abad ke 15 ketika kejayaan
maritim Majapahit mulai surut , berkembanglah negara-negara pantai yang dapat
merongrong kekuasaan dan kewibawaan majapahit yang berpusat pemerintahan di
pedalaman. Negara- negara yang dimaksud adalah Negara malaka di Semenanjung
Malaka,Negara Aceh di ujung Sumatera, Negara Banten di Jawa Barat, Negara
Demak di Pesisir Utara Jawa Tengah, Negara Goa di Sulawesi Selatan . Dalam proses
perkembangan negara-negara tersebut yang dikendalikan oleh pedagang.
Pedagang kaya dan golongan bangsawan kota- kota pelabuhan, nampaknya telah
terpengaruh dan menganut agama Islam. Daerah-daerah yang belum tepengaruh oleh
kebudayaan Hindu, agama Islam mempunyai pengaruh yang mendalam dalam kehidupan
penduduk. Di daerah yang bersangkutan. Misalnya Aceh, Banten, Sulawesi Selatan,
Sumatera Timur, Sumatera Barat, dan Pesisr Kalimantan.
C. Kebudayaan Barat
Unsur kebudayaan barat juga
memberi warna terhadap corak lain dari kebudayaan dan kepribadian bangsa
Indonesia adalah kebudayaan Barat. Masuknya budaya Barat ke Negara Republik
Indonesia ketika kaum kolonialis atau penjajah masuk ke Indonesia, terutama
bangsa Belanda. Penguasaan dan kekuasaan perusahaan dagang Belanda (VOC) dan
berlanjut dengan pemerintahan kolonialis Belanda, di kota-kota propinsi,
kabupaten muncul bangunan-bangunan dengan bergaya arsitektur Barat. Dalam waktu
yang sama, dikota-kota pusat pemarintahan, terutama di Jawa, Sulawesi Utara,
dan Maluku berkembang dua lapisan sosial ; Lapisan sosial yang terdiri dari
kaum buruh, dan kaum pegawai.
Sehubungan dengan itu penjelasan UUD’45 memberikan rumusan tentang
kebudayaan memberikan rumusan tentang kebudayaaan bangsa Indonesia adalah:
kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budi rakyat Indonesia seluruhnya,
termasuk kebudayaan lama dan asli yang ada sebagai puncak kebudayaan di
daerah-daerah di seluruh Indonesia. Dalam penjelasan UUD’45 ditujukan ke arah
mana kebudayaan itu diarahkan, yaitu menuju kearah kemajuan budaya dan
persatuan, dengan tidak menolak bahan baru kebudayaan asing yang dapat
mengembangkan kebudayaan bangsa sendiri serta mempertinggi derajat kemanusiaan
bangsa Indonesia
Soal-soal bab 2
1.
Sebutkan faktor yang mempengaruhi Pertambahan penduduk di suatu daerah?
kecuali
a.
Kematian
b.
Kelahiran
c.
Migrasi
d.
Urbanisasi
e.
*nomaden
2.
Sebutkan faktor yang menyebabkan perhitungan fertilisasi ( kelahiran
hidup) lebih sulit di banding mortalitas? Kecuali
a.
*karena rumus yang berbeda
b. Sulit
memperoleh angka setatistik lahir hidup karena banyak bayi yang meninggal
beberapa saat setela kelahiran sehingga belum tercatat.
c. Setiap
Wanita mempunyai kemungkinan melahirkan seporang anak
d. Makin
tua umur wanita tidak menjamin menurunnya kemungkinan wanita tersebut tidak
hamil
3.
Faktor faktor yang harus di persiapkan seseorang sebelum melakukan
migrasi?
Kecuali
a. Lingkungan
sosial budaya
b. *jumlah
wanita di wilayah tersebut
c. Potensi
ekonomi
d. Persediaan
sumber alam
4. Proses
seseorang melakukan migrasi ? kecuali
a.
Dalam
memilih daerah tujuan para imigran cenderung memilih daerah yang terdekat
dengan daerah asal
b.
*Mengitung sahabat yang pernah
kesana
c.
Informasi
yang positif dari sanak saudara, kerabat tentang daerah tujuan, merupakan
sumber informasi yang penting dalam pengambilan keputusan seseorang untuk
berimigrasi
d.
Makin
besar pengaruh daerah perkotaan terhadap seseorang, makin tinggi frekuensi
mobilitas orang tersebut
5.
Kapak gengam di temukan pada zaman?
a.
*Paleolithikum
b.
Neolithikum
c.
Zaman reformasi
d.
Tahun 1945
Bab 3 INDIVIDU KELUARGA
DAN MASYARAKAT
1.1
PERTUMBUHAN INDIVIDU
Pertumbuhan
individu adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih
dewasa. Pertumbuhan individu ini terjadi tidak hanya begitu saja, ada beberapa
faktor yang mempengaruhi terjadinya pertumbuhan individu. Faktor-faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan secara garis besar digolongkan menjadi tiga golongan,
yaitu:
A. Pendirian Nativistik
B. Pendirian Empiristik dan Environmentalistik
C. Pendirian Konvergensi
dan Interaksionisme
1.2 Fungsi Keluarga
Sebagai unit
terkecil dari masyarakat, keluarga juga memiliki fungsi untuk menjalankan
peranannya. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu,
memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di
antara individu tersebut. Inilah yang disebut dengan fungsi keluarga. Berikut
ini adalah macam-macam fungsi keluarga :
a.. Fungsi Biologis
b. Fungsi Pemeliharaan
c. Fungsi Ekonomi
d.Fungsi Keagamaan
e.Fungsi Sosial
1.3 Individu, Keluarga, dan Masyrakat
3.3.1 Pengertian Individu
Kata individu berasal dari bahasa latin “individiuum” yang artinya yang tak terbagi. Menurut Dr.A.Lysen, individu merupakan kesatuan yang tak terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
Kata individu berasal dari bahasa latin “individiuum” yang artinya yang tak terbagi. Menurut Dr.A.Lysen, individu merupakan kesatuan yang tak terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
3.3.2 Pengertian Keluarga
Kata keluarga berasal dari bahasa Sanskerta “kulawarga” yang berarti anggota. Dari bahasa sansekerta ini, keluarga memiliki pengertian lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Secara umum, keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Kata keluarga berasal dari bahasa Sanskerta “kulawarga” yang berarti anggota. Dari bahasa sansekerta ini, keluarga memiliki pengertian lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Secara umum, keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
3.3.3 Pengertian Masyarakat
Kata masyarakat berasal dari bahasa Arab “musyarak” yang berarti suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Secara umum, masyarakat adalah sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Kata masyarakat berasal dari bahasa Arab “musyarak” yang berarti suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Secara umum, masyarakat adalah sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
3.4 Hubungan Antara Individu, Keluarga, dan
Masyarakat
3.4.1 Hubungan individu dengan keluarga
Individu
memiliki hubungan yang erat dengan keluarga, yaitu dengan ayah, ibu, kakek,
nenek, paman, bibi, kakak, dan adik. Hubungan ini dapat dilandasi oleh nilai,
norma dan aturan yang melekat pada keluarga yang bersangkutan. Dengan adanya
hubungan keluarga ini, individu pada akhirnya memiliki hak dan kewajiban yang
melekat pada dirinya dalam keluarga
3.4.2 Hubungan individu dengan masyarakat
Hubungan individu dengan masyarakat terletak dalam sikap saling menjunjung hak dan kewajiban manusia sebagai individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Mana yang menjadi hak individu dan hak masyarakat hendaknya diketahui dengan mendahulukan hak masyarakat daripada hak individu.
3.5
Urbanisasi
Urbanisasi adalah
perpindahan penduduk dari desa ke kota. Ajakan dari teman atau sanak saudara,
informasi media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan ekonomi, dapat
dijadikan alasan terjadinya proses urbanisasi.
3.6
Pendapat Mahasiswa Mengenai Individu,
Keluarga, dan Masyarakat
Keluarga dan masyarakat tidak akan
terbentuk jika tidak adanya individu. Dengan adanya perkembangan individu, maka
terbentuklah keluarga. Individu, keluarga, dan masyarakat memiliki fungsinya
masing-masing untuk menjalankan perannya, tetapi ketiga komponen tersebut
memiliki hubungan yang cukup erat dalam kehidupan sosial. Seperti hubungan
individu dengan keluarga. Masing-masing individu dalam keluarga memiliki hak
dan kewajiban dalam berperan dalam suatu keluarga. Dan pada hubungan individu
dengan masyarakat, sebagai makhluk sosial, ada baiknya hak masyarakat
didahulukan daripada hak individu. Contohnya, jika ada kegiatan kerja bakti di
lingkungan, ada baiknya kita ikut berpartisipasi dibandingkan harus
mendahulukan acara pribadi kita seperti akan mengadakan rekreasi. Oleh karena
itu, jika proses pembentukan individu dengan baik, maka akan terbentuk keluarga
dan masyarakat yang baik pula.
Soal soal bab 3
1.
Faktor-faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan secara garis besar digolongkan menjadi tiga golongan,
yaitu? Kecuali
a a. Pendirian Nativistik
b. Pendirian Empiristik dan
Environmentalistik
c. *pendirian sekolah
d. Pendirian Konvergensi
dan Interaksionisme
2.
Sebutkan macam-macam
fungsi keluarga? Kecuali
a. Fungsi Biologis
b. Fungsi Pemeliharaan
c c. *fungsi rumah
d. Fungsi Keagamaan
3.
Menurut Dr.A.Lysen
individu adalah?
a. dari bahasa latin “individiuum” yang artinya yang tak
terbagi.
b. * merupakan kesatuan yang tak terbatas yaitu sebagai
manusia perseorangan.
c. lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih
memiliki hubungan darah
d. unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala
keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah
suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan
4.
apakah pengertian
keluarga secara umum?
a. dari bahasa latin “individiuum” yang
artinya yang tak terbagi.
b. merupakan kesatuan yang tak terbatas
yaitu sebagai manusia perseorangan.
c. lingkungan
yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah
d. *unit
terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang
yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan
saling ketergantungan
5. apakah
pengertian urbanisasi?
a. dari bahasa latin “individiuum” yang
artinya yang tak terbagi.
b. merupakan kesatuan yang tak terbatas
yaitu sebagai manusia perseorangan.
c. lingkungan
yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah
d. *perpindahan
penduduk dari desa ke kota
Bab 4 PEMUDA DAN SOSIALISASI
4.1 PEMUDA
Pemuda/pemudi bisa dikatakan saat ini sangat rentan
terhadap segala hal yang berkaitan dengan segala hal dari segi pikiran , dan
materi. Karena pemuda memiliki tingkat emosional yang tinggi , yang serba ingin
tahu , serta ingin mencobanya. Mereka ( pemuda / pemudi ) memiliki perkembangan
yang kuat untuk mencari apa yang mereka inginkan demi memcapai yang di inginkan
olehnya. Tingkat emosional yang begitu besar yang membuat mereka semua untuk
bangkit atau semangat , berjuang mencapai keinginannaya. Pemuda zaman sekarang
berbeda dengan pemuda masa lalu , perbedaannya pun jelas terlihat oleh semua
orang , dari segi pemikiran , pergaulan , pemecahan masalah , dll. Karena
mungkin zaman dahulu tak begitu banyak perkembangan yang disertai dengan
perkembangan terknologi, mengapa berkaitan teknologi???? karena pada zaman
dahulu banyak orang yang tak tahu tentang perkembangan teknololgi , seperti
contohnya zaman dahulu sulit mendapatkan informasi secara cepat dikarenakan
jarangnya fasilitas untuk menyampaikan informasi tersebut, berbeda dengan zaman
sekarang yang serba mudah untuk mendapatkan informasi secara cepat dan akurat ,
dengan adanya handphone , internet , dll pemuda dan pemudi mampu mendapatkan
semua dengan mudah. Tetapi dengan mudahnya fasilitas yang telah tersedia ,
banyak pemuda / pemudi yang menyalahgunakan fasilitas tersebut, memiliki
handphone hanya untuk menyimpan film – film porno , be-internet hanya untuk
mencari situs – situs yang tak berguna. Ber-internet pun saat ini banyak
digemari oleh para pemuda dan pemudi untuk bermain game online , dengan game
online mereka lupa terhadap waktu yang sebenarnya mereka melakukan kegiatan
positif seperti bekerja , kuliah , dll. Dengan begitu pemuda pun sangat udah
dipengaruhi. Pergaulan pun saat ini tebilang sangat parah dan rawan apabila
sang kelurga tak mengawasinya dengan baik. Pergaulan ini sangat mengecewakan
tetapi semua itu tergantung dengan orangya sendiri , bisa dikatakan pergaulan
saat ini semau mereka, yang mereka anggap enjoy dan fun , mereka pun terus
melakukan hal seperti itu, serta keinginan tuk mencari sesuatu untuk dirinya mereka
siap terjun untuk melaksanakan dan semangat tuk melanjutkan sesuai dengan
hatinya,.
4.2 Hakekat
Pemuda
Ada beberapa hakekat kepemudaan yang ditinjau dari dua asumsi :
Ada beberapa hakekat kepemudaan yang ditinjau dari dua asumsi :
A. pengkhayatan mengenai proses perkembangan
manusia bukan sebagai suatu kontinum yang sambung menyambung tetapi
fragmentaris, terpecah-pecah, dan setiap fragmen mempunyai artinya
sendiri-sendiri. Pemuda dibedakan dari anak dan orang tua dan masing-masing
fragnen itu mewakili nilai sendiri.
B. merupakan tambahan dari asumsi wawasan
kehidupan ialah posisi pemuda dalam arah kehidupan itu sendiri.Pemuda sebagai
suatu subjek dalam hidup, tentulah mempunyai nilai sendiri dalam mendukung dan
menggerakan hidup bersama. Hal ini hanya bisa terjadi apabila tingkah laku
pemuda itu sendiri ditinjau sebagai interaksi dalam lingkungannya dalam arti
luas.
# Ciri utama dari pendekatan ini melingupi
dua unsur pokok yaitu unsur lingkungan atau ekologi sebagai
kesekuruhan dan kedua,unsure tujuan yang menjadi pengarah dinamika dalam
lingkungan itu.Keseimbangan antara manusia dengan lingkungannya adalah suatu
keseimbangan yang dinamis, suatu interaksi yang bergerak.Arah gerak itu sendiri
mungkin ke arah perbaikan mungkin pula ke arah kehancuran.
4.2.1 Peranan
Pemuda Dalam Pembangunan Masyarakat ,Bangsa dan Negara
Dalam hubungannya dengan sosialisasi geenerasi muda
khususnya mahasiswa telah melaksanakan proses sosialisasi dengan baik dan dapat
dijadikan contoh untuk generasi muda, mahasiswa pada khususnya pada saat ini.
Proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945 ternyata perlu
ditebus dengan pengorbanan yang tinggi. Oleh karena segera setelah proklamasi
pemuda Indonesia membentuk organisasi yang bersifat politik maupun
militer, diantaranya KAMI(Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) yang
didirikan oleh mahasiswa dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
KAMI menjadi pelopor pemdobrak kearah kehidupan baru
yang kemudian dikenal dengan nama orde baru (ORBA). Barang siapa menguasai
generasi muda, berarti menguasai masa depan suatu bangsa, demikian bunyi suatu
pepatah. Berarti masa depan suatu bangsa itu terletak ditangan generasi mudas.
Kalau dilihat lebih mendalam, mahasiswa pada garis
besarnya mempunyai peranan sebagai :
a. agent of
change
b. agent of
development
c. agent of
modernizatiom
Sebagai agent of change, mahasiswa bertugas untuk
mengadakan perubahan-perubahan dalam masyarakat kearah perubahan yang lebih
baik. Sedangkan agent of development, mahasiswa bertugas untuk melancarkan
pembangunan di segala bidang, baik yang bersifat fisik maupun non fisik.Sebagai
agent of modernization, mahasiswa bertugas dan bertindak sebagai pelopor dalam
pembahruan.
4.2.2 Beberapa
Permasalahan Dan Tantangan
Perubahan-perubahan sosial budaya yang terjadi sebagai
akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni yang diikuti
oleh masalah peledakan penduduk dan berbagai krisis dunia dalam bidsng ekonomi,
social, budaya, politik dan pertahanan keamanan, telah mempengaruhi masyarakat
secara mendasar.
Pengaruh itu drasakan pula oleh generasi muda atau
pemuda sebagai masalah langsung menyangkut kepentingannya di masa kini dan
tantangan yang dihadapinya di masa yang akan dating. Secara garis besar,
permasalahan generasi muda itu dapat dilihat dari berbagai aspek sosial, yang
meliputi :
a. Aspek
Sosiologi Psikhologi
b. Aspek
Sosial Budaya
c. Aspek
Sosial Ekonomi
d. Aspek
Sosial Politik
4.3 SOSIALISASI
Melalui proses sosialisasi, seorang pemuda akan
terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya. Dengan demikian,
tingkah laku seseorang akan dapat diramalkan. Dengan proses sosialisasi,
seseorang menajdi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku di tengah-tengah
masyarakat dan lingkungan budayanya. Dari keadaan tidak atau belum
tersosialisasi, menjadi manusia masyarakat dan beradab. Kedirian dan
kepribadian melalui proses sosialisasi dapat terbentuk. Dalam hal ini
sosialisasi diartikan sebagai proses yang membantu individu melalui belajar dan
menyesuaikan diri, bagaiman cari hidup dan bagaimana cara berpikir kelompoknya
gar dapat berperan dan berfungsi dalam kelompoknya. Sosialisasi merupakan salah
satu proses belajar kebudayaan dari anggota masyarakat dan hubungannya degnan
sistem sosial.
Proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan
kebudayaan dan lingkungan sosial yang bersangkutan. Berbeda dengan inkulturasi
yang mementingkan nilai-nilai dan norma-norma kebudayaan dalam jiwa individu,
sosialisasi dititik beratkan pada soal individu dalam kelompok melalui
pendidikan dan perkembangannya. Oleh karena itu proses sosialisasi melahirkan
kedirian dan kepribadian seseorang. Kedirian (self) sebagai suatu prosuk
sosialisasi, merupakan kesadaran terhadap diri sendri dan memandang adanya
pribadi orang lain di luar dirinya. Kesadaran terhadap diri sendiri membuat
timbulnya sebutan “aku” atau “saya” sebagai kedirian subyektif yang sulit
dipelajari. Asal mula timbulnya kedirian :
A. Dalam proses sosialisasi mendapat
bayangan dirinya, yaitu setelah memperhatikan cara orang lain memandang dan
memperlakukan dirinya. Misalnya ia tidak disukai, tidak dihargai, tidak
dipercaya; atau sebaliknya, ida disayangi, baik budi dandapt dipercaya
B. Dalam proses sosialisasi juga
membentuk kedirian yang ideal. Orang bersangkutan mengetahui dengan pasti
apa-apa yang harus ia lakukan agar memperoleh penghargaan dari orang lain.
Bentuk-bentuk kedirian ini berguna dalam meningkatkan ketaatan anak terhadap
norma-norma sosial
Bertitik tolak dari pengertian pemuda, maka
sosialisasi pemuda dimulai dari umur 10 tahun dalam lingkungan keluarga,
tetangga, sekolah, dan jalur organisasi formal atau informal untuk berperan
sebagai mahluk sosial, mahluk individual bagi pemuda
Thomas Ford Hoult, menyebutkan bahwa proses
sosialisasi adalah proses belajar individu untuk bertingkah laku sesuai dengan
standar yang terdapatdalam kebudayaan masyarakatnya. Menurut R.S. Lazarus,
proses sosialisasi adalah proses akomodasi, dengan mana individu menghambat
atau mengubah impuls-impuls sesuai dengan tekanan lingkungan, dan mengembangkan
pola-pola nilai dan tingkah laku-tingkah laku yang baru yang sesuai dengan
kebudayaan masyarakat
Pemuda memang memunyai jiwa yang energik,itusemua
harus d barengi dengan binaan secara baik melalui sosialisasi dengan masyarakat
luas.pemuda musti di arahkan supaya tidak keluar jalur.
Banyak sudah pemuda yang terjerumus kepada buramnya
sebuah dunia,tapi tidak sedikit juga pemuda yang membawa sebuah perubahan yang
berguna bagi Negara yang kita banggakan ini. “1000 orang tua hanya bisa
bermimpi,tapi 1 orang pemuda bisa mengubah dunia”, kutip Ir.Soekarno
Soal
soal bab 4
1.
Pada hubungan
pemuda deengan negara dan bangsa mahasiswa pada garis besarnya mempunyai peranan?kecuali
a. agent of change
b. agent of development
c. agent of modernizatiom
d. *agent of future
2.
setelah
proklamasi pemuda Indonesia membentuk organisasi yang bersifat
politik maupun militer?
a.
*KAMI
b.
KITA
c.
ORBA
d.
BUDI UTOMO
3, Secara garis besar, permasalahan
generasi muda itu dapat dilihat dari berbagai aspek sosial, yang meliputi? Kecuali
a.
Aspek Sosiologi Psikhologi
b.
Aspek Sosial Budaya
c. Aspek Sosial Ekonomi
d.
*Aspek
kekeluargaan
4, apa dampak positif orang serig
melakukan soialisasi?
a.
*Dengan proses sosialisasi, seseorang menajdi tahu
bagaimana ia mesti bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan
budayanya
b.
Bisa menegrti harga pasaran suatu benda
c.
Kurang
peduli terhadap masalah sosial
d.
Susah
untuk di ajak bicara
5, Dalam proses sosialisasi mendapat
bayangan dirinya, apakah yang dimaksud dengan mendapat bayangan dirinya?
a.
Orang bersangkutan mengetahui dengan pasti apa-apa
yang harus ia lakukan agar memperoleh penghargaan dari orang lain.
b.
*setelah memperhatikan cara orang lain memandang dan
memperlakukan dirinya
c.
seorang pemuda akan terwarnai cara berpikir dan
kebiasaan-kebiasaan hidupnya
d.
proses belajar individu untuk bertingkah laku sesuai
dengan standar yang terdapatdalam kebudayaan masyarakatnya
